Basmi Ulat, Kumbang, dan Lalat dengan Ubi Kemili

Insektisida Ubi Kemili

Berbagai jenis ulat, kumbang, dan lalat memang hama yang paling menyebalkan. Hama ini dapat menyerang tanaman. Jika jumlahnya kecil mungkin tidak menjadi masalah, namun apa jadinya jika populasi ketiga hewan itu besar, tentu akan menjadi masalah serius. Populasi serangga atau hama yang tidak terkendali akan menyebabkan infektasi dan masalah besar.

Lantas bagaimana mengendalikan ketiga mahluk itu tanpa merusak lingkungan? Salah satu caranya adalah dengan memanfaakan ubi kemili menjadi insektisida. Ubi kemili (Stemona tuberosa) di beberapa daerah dikenal dengan nama galak tua, pokok seratus, stemona, serta pecah kelambu.

Tanaman ubi kemili merupakan herba menjalar yang mempunyai ubi yang lembut, setinggi 60 hingga 90 cm, dan ditanam sebagai tanaman semusim. Batang ubi kemili lembut, semi-sukulen, dan bersegi empat. Tanaman ini mengandung senyawa kimia Alkaloid stemona.

Bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk mengusir hama adalah umbinya. Cara kerja tanaman ubi kemili bersifat sebagai insektisida, namun jangan khawatir pengaruh terhadap organisme yang baik sangat aman.

Perlengkapan dan Peralatan

Bagaimana cara pembuatan ekstrak ubi kemili? Perlengkapan dan peralatan yang harus disiapkan adalah:

  • 200 gram ubi kering,
  • 1 liter air atau air kelapa,
  • alat penumbuk/blender,
  • ember,
  • dan alat penyaring.
Cara Pembuatan

Cara pembuatannya:

  1. hancurkan ubi kemili sampai halus,
  2. kemudian rendam dalam air selama 24 jam,
  3. setelah itu ubi kemili disaring.
Cara Penggunaan

Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang pada pagi atau sore hari.


Tautan artikel terkait:
Tumbuhan Bahan Pestisida Nabati dan Cara Pembuatannya untuk Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT)